Selasa, 12 Januari 2016

P. TI SESI 12 KARIR DIBIDANG IT

Karir di Bidang IT

Information Technology atau IT merupakan bidang yang populer dalam dunia kerja. Itulah alasan mengapa jurusan Teknik Informatika banyak diminati. Tentu Anda masih penasaran besok mau jadi apa kan? Berikut ini kami ulas karir-karir yang ada di bidang IT.

Technical Producer
Produser ini bertindak sebagai pusat kendali dan penangkal petir. Untuk proyek-proyek seperti perangkat lunak hiburan, produser seperti direktur film, mengatur nada serta keseluruhan tampilan dan nuansa, dan mengambil tanggung jawab untuk versi akhir.
Web Developer
Web developer adalah ahlinya HTML, dan mereka tahu bagaimana untuk membuat halaman Web yang akan terlihat baik di browser apapun pada platform lainnya. Selain memahami aplikasi seperti Photoshop, Illustrator, dan Flash, pengembang web juga harus memahami database, JavaScript, XML dan bagaimana cara bekerja dengan desainer dan insinyur.
Webmaster
Beberapa perusahaan kecil cenderung untuk menggabungkan bidang arsitektur web, desain, implementasi, dan manajemen dalam satu posisi: Webmaster. Webmaster mungkin saja bertanggung jawab atas pembuatan konten dan editing, bahkan bekerja sama dengan pemasaran.
QA Engineer
QA kependekan dari Quality Assurance. Pekerjaan ini berkenaan dengan mencari bugs, error, dan penggunaan yang tidak wajar oleh pelanggan yang mungkin terjadi pada produk. Mulai dari menggunakan keyboard dalam bak mandi sampai meng-klik widget 1000 kali. QA juga menangani pembuatan dokumentasi.
Software Engineer
Software engineer yang masih junior biasanya melakukan pekerjaan kasar seperti memasukkan kode, menghubungkan modul-modul aplikasi dan fungsi-fungsinya, debugging, dan porting ke platform OS lain. Namun, posisi junior adalah batu loncatan ke posisi senior, yang memiliki potensi untuk memiliki andil dalam membuat produk. Insinyur senior juga bekerja sama dengan pengguna akhir, pelanggan OEM, dan lain-lain. Mereka juga mengambil peran yang lebih dalam pengawasan struktur tim.
Application Programmer
Merupakan jenis programmer yang bekerja khusus pada aplikasi tertentu yang baik akan berakhir sebagai produk jadi ataupun sebagai modul yang akan berinteraksi dengan produk akhir. Posisi ini mencakup dokumentasi, pengembangan produk, dan integrasi produk.
Database Administrator
Pekerjaan ini berkenaan dengan perancangan, pemeliharaan, pengembangan, dan testing pada lingkungan basis data. Seringkali DBA bertanggung jawab untuk membuat backup dan memastikan informasi dapat dipulihkan bila terjadi bencana. Administrator juga dapat merencanakan, mengkoordinasikan, dan mengimplementasikan langkah-langkah keamanan untuk menjaga informasi.
Technical Support Analyst
Adalah pekerjaan dukungan teknis level bawah yang langsung berhadapan dengan pelanggan yang tidak puas (biasanya melalui telepon). Pengetahuan tentang produk sangat penting, begitu juga kesabaran, keterampilan komunikasi, dan kemampuan untuk berhadapan dengan orang.
Software Support Engineer
Kadang-kadang dipromosikan dari jajaran dukungan teknis. Pekerjaan ini juga mencakup unsur-unsur dari penjualan dan lebih terlibat dengan tamu dan dukungan langsung lainnya untuk klien. Akibatnya, posisi ini membutuhkan pengetahuan tentang kebutuhan klien dan kemampuan untuk memecahkan masalah dan bertindak independen.
IT Training Consultant
Kebanyakan perangkat lunak yang besar dan instalasi perangkat keras tidak hanya tancap-dan-pergi, sehingga perusahaan yang menjual server, sistem backend, solusi ERM / ERP, dan sejenisnya mempekerjakan anggota staf TI yang memperkenalkan produk ke klien.
Management Information Systems
Perusahaan high-tech tidak hanya menjual barang-barang, mereka juga menggunakannya. Pekerjaan ini menangani perangkat keras dan lunak serta jaringan untuk membantu organisasi berjalan seefisien mungkin.
System Administrator
Pekerjaan ini berkenaan dengan perancangan, pengujian dan evaluasi sistem komunikasi data seperti LAN. Seorang administrator sistem juga dapat diminta untuk meneliti dan merekomendasikan perangkat keras dan perangkat lunak jaringan.
Information Security Specialist
Spesialis keamanan informasi bertanggung jawab untuk mengamankan data, perangkat, dan jaringan terhadap akses eksternal dan internal yang tidak sah. Selain merancang dan mempertahankan standar keamanan dan kebijakan, spesialis keamanan informasi juga memastikan bahwa kebijakan tersebut ditaati oleh semua pihak. Jangan lupa untuk mengganti password Anda!

sumber: http://hmtc.if.its.ac.id/karir-di-bidang-it/

P.TI SESI 11 E-COMMERCE

E-COMMERCE


Bab I
Pendahuluan
1.1       Latar Belakang
Dunia periklanan pada era globalisasi ini sangat maju dan canggih, bagi orang-orang yang berkecimpung dalam dunia bisnis tidak cukup hanya mengandalkan iklan dan selebaran untuk mengembangkan dan membuat bisnis yang mereka jalankan dapat maju dan dikenal oleh berbagai kalangan masyarakat. Persaingan dan berbagai
tekanan bisnis semakin meningkat di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Salah
satu contoh perkembangan teknologi adalah internet.
Ada beberapa keunggulan dari internet ialah dapat menyampaikan informasi
yang ada di sebuah perusahaan atau instansi tertentu. Melalui internet-lah profil, keunggulan dan segala sesuatu tentang perusahaan tersebut dapat dipublikasikan secara luas kepada masyarakat. Oleh karena itu, agar bisnis yang dikelola dapat berjalan sukses perusahaan harus mengikuti trend internet dengan melakukan inovasi
untuk mendapatkan pencapaian yang memuaskan dari bisnis mereka. Inovasi itu ialah
dengan memasang iklan melalui internet yang lebih dikenal dengan e-commerce.
1.2       Tujuan
Pada dasarnya perancangan situs e-commerce  ingin dibuat perusahaan adalah sebuah website (homepage) yang isinya katalog harga dan galeri foto produk dari suatu perusahaan, agar konsumen mengetahui penawaran yang ada di perusahaan tersebut. Sistem ini juga mempunyai sebuah aplikasi basis data yang terkoneksi ke sebuah server basis data. Aplikasi situs e-commerce pada perusahaan tersebut akan mempermudah konsumen mengetahui daftar harga produk dan spesifikasi  yang ditawarkan.
1.3       Ruang Lingkup
Dalam makalah yang kami buat, kami membahas materi E-Comerce mulai dari Pengertian E-Commerce, Jenis-jenis E-Commerce sebatas Business to Business dan Business to Customer, Tujuan dan Manfaat E-Commerce dan Ancaman Menggunakan E-Commerce.
Bab II
Pengertian E-Commerce
2.1       Pengertian E-Commerce
Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping, Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.
Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
1.      Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
2.      Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
3.      Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
4.      Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
Bab III
Jenis-jenis E-Commerce
3.         Jenis-jenis E-Commerce
Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
1.      Business to Business
Kelompok ini disebut juga transaksi pasar. Pada transaksi pasar, konsumen mempelajari produk yang ditawarkan melalui publikasi elektronik, membelinya dengan electronic cash dan sistem secure payment, kemudian minta agar barang dikirimkan. Karakteristiknya:
        Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
        Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
        Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
        Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
2.      Business to Consumer
Kelompok ini disebut sebagai transaksi antar perusahaan. Perusahaan, pemerintah, dan organisasi lainnya bergantung pada komunikasi antar komputer sebagai sarana bisnis yang cepat, ekonomis dan dapat diandalakan. Karakteristiknya:
·         Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
·         Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
·         Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
·         Sering dilakukan sistim pendekatan client-server.
Bab IV
Tujuan dan Manfaat E-Commerce
4.1              Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
4.2              Manfaat Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah:
a.      Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar)
Transaksi on-line yang membuat semua orang di seluruh dunia dapat memesan dan membeli produk yang dijual hanya dengan melalui media computer dan tidak terbatas jarak dan waktu.
b.      Menurunkan biaya operasional (operating cost)
Transaksi E-Commerce adalah transaksi yang sebagian besar operasionalnya diprogram di dalam komputer sehingga biaya-biaya seperti showroom, beban gaji yang berlebihan, dan lain-lain tidak perlu terjadi
c.       Melebarkan jangkauan (global reach)
Transaksi on-line yang dapat diakses oleh semua orang di dunia tidak terbatas tempat dan waktu karena semua orang dapat mengaksesnya hanya dengan menggunakan media perantara komputer.
d.      Meningkatkan customer loyalty
Ini disebabkan karena sistem transaksi E-Commerce menyediakan informasi secara lengkap dan informasi tersebut dapat diakses setiap waktu selain itu dalam hal pembelian juga dapat dilakukan setiap waktu bahkan konsumen dapat memilih sendiri produk yang dia inginkan.
e.       Meningkatkan supply management
Transaksi E-Commerce menyebabkan pengefisienan biaya operasional pada perusahaan terutama pada jumlah karyawan dan jumlah stok barang yang tersedia sehingga untuk lebih menyempurnakan pengefisienan biaya tersebut maka sistem supply management yang baik harus ditingkatkan.
f.       Memperpendek waktu produksi.
Pada suatu perusahaan yang terdiri dari berbagai divisi atau sebuah distributor di mana dalam pemesanan bahan baku atau produk yang akan dijual apabila kehabisan barang dapat memesannya setiap waktu karena on-line serta akan lebih cepat dan teratur karena semuanya secara langsung terprogram dalam komputer.( Onno W. Purbo)
Pernyataan-pernyataan Onno W. Purbo di atas juga didukung oleh permyataan Laura Mannisto (International Telecommunication Union, Asia and the Future of the World Economic System, 18 March 1999, London), yaitu:
a.       Ketersediaan informasi yang lebih banyak dan mudah diakses Ketersediaan informasi produksi dan harga dapat diakses oleh pembeli, penjual, produsen dan distributor.
b.      Globalisasi Produksi, distribusi dan layanan konsumen : jarak dan waktu relatif lebih pendek, sehingga perusahaan dapat berhubungan dengan rekan bisnis di lain negara dan melayani konsumen lebih cepat. Produsen dapat memilih tempat untuk memproduksi dan melayani konsumen tidak tergantung dimana konsumen itu berada. Perusahaan yang berada di negara berpendapatan rendah dapat mengakses informasi dan membuat kontak bisnis tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.
c.       Mengurangi biaya transaksi dengan adanya system order, pembayaran dan logistik secara online dan otomatis.







Bab V
Dampak Negatif E-Commerce
Dampak negatif E-Commerce
            Adapun dampak negatif dari E-Commerce adalah sebagai berikut :
1.      Kehilangan segi finansial secara langsung karena kecurangan. Seorang penipu mentransfer uang dari rekening satu ke rekening lainnya atau dia telah mengganti semua data finansial yang ada.
2.      Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
3.      Kehilangan kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam.
4.      Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan seorang hacker yang berhasil membobol sebuah sistem perbankan. Setelah itu dia memindahkan sejumlah rekening orang lain ke rekeningnya sendiri.
5.      Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
6.      Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, kesalahan faktor manusia, kesalahan faktor manusia atau kesalahan sistem elektronik.
Bab VI
Ancaman Menggunakan E-Commerce (Threats)
Ancaman Menggunakan E-Commerce
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga. Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi:
1.      System Penetration  
Orang-orang yang tidak berhak, mendapatkan akses ke sistem computer dan diperbolehkan melakukan segalanya.
2.      Authorization Violation
Ancaman berupa pelanggaran atau penayalahgunaan wewenang legal yang dimiliki oleh seseoarang yang berhak.
3.      Planting
Ancaman yang terencana misalnya Trojan horse yang masuk secara diam-diam yang akan melakukan penyerangan pada waktu yang telah ditentukan.
4.      Communications Monitoring
 Penyerang dapat melakukan monitoring semua informasi rahasia.
5.      Communications Tampering
Penyerang mengubah informasi transaksi di tengah jalan pada sebuah jaringan komunikasi dan dapat mengganti sistem server dengan yang palsu.
6.      Denial of Service (DoS)
Penolakan service terhadap client yang berhak.
7.      Repudiation
Penolakan terhadap sebuah aktivitas transaksi atau sebuah komunikasi yang terjadi dikarenakan sesuatu yang bersifat senagja, kecelakaan ataupun kesalahan teknis
lainnya.
Kesimpulan
E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
Secara umum, E-Commerce meliputi aktifitas-aktifitas bisnis secara online untuk produk dan jasa yang bisa dibagi ke dalam 2 jenis E-Commerce yaitu Business to Business (B2B) dan Business to Customer (B2C).
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
Manfaat dalam menggunakan E-Commerce dalam suatu perusahaan sebagai sistem transaksi adalah dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar), menurunkan biaya operasional (operating cost), melebarkan jangkauan (global reach), meningkatkan customer loyalty, meningkatkan supply management, memperpendek waktu produksi.
Threats merupakan kemungkinan-kemungkinan munculnya kejadian yang dapat membahayakan asset-aset yang berharga. Ada beberapa bentuk ancaman yang mungkin terjadi: System Penetration, Authorization Violation, Planting, Communications Monitoring, Communications Tampering, Denial of service, Repudiation.
sumber : http://ryswan-ilmualamiahdasar.blogspot.co.id

P.TI SESI 10 JARINGAN KOMPUTER

Pengertian topologi jaringan komputer adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi. Dan setiap macam topologi jaringan komputer akan berbeda dari segi kecepatan pengiriman data, biaya pembuatan, serta kemudahan dalam proses maintenance nya. Dan juga setiap jenis topologi jaringan komputer memiliki kelebihan serta kekurangannya masing-masing. ada banyak macam topologi seperti topologi ring, star, bus, mesh, dan tree yang akan dibahas di blog belajar komputer ini.

Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer

1. Topologi Ring
Pada topologi ring setiap komputer di hubungkan dengan komputer lain dan seterusnya sampai kembali lagi ke komputer pertama, dan membentuk lingkaran sehingga disebut ring, topologi ini berkomunikasi menggunakan data token untuk mengontrol hak akses komputer untuk menerima data, misalnya komputer 1 akan mengirim file ke komputer 4, maka data akan melewati komputer 2 dan 3 sampai di terima oleh komputer 4, jadi sebuah komputer akan melanjutkan pengiriman data jika yang dituju bukan IP Address dia.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan dari topologi jaringan komputer ring adalah pada kemudahan dalam proses pemasangan dan instalasi, penggunaan jumlah kabel lan yang sedikit sehingga akan menghemat biaya.
  • Kekurangan paling fatal dari topologi ini adalah, jika salah satu komputer ataupun kabel nya bermasalah, maka pengiriman data akan terganggu bahkan error.

2. Topologi Bus
Topologi jaringan komputer bus tersusun rapi seperti antrian dan  menggunakan cuma satu kabel coaxial dan setiap komputer terhubung ke kabel menggunakan konektor BNC, dan kedua ujung dari kabel coaxial harus diakhiri oleh terminator.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan dari bus hampir sama dengan ring, yaitu kabel yang digunakan tidak banyak dan menghemat biaya pemasangan.
  • Kekurangan topologi bus adalah jika terjadi gangguan atau masalah pada satu komputer bisa menggangu jaringan di komputer lain, dan untuk topologi ini sangat sulit mendeteksi gangguan, sering terjadinya antrian data, dan jika jaraknya terlalu jauh harus menggunakan repeater.

3. Topologi Star
Topologi ini membentuk seperti bintang karena semua komputer di hubungkan ke sebuah hub atau switch dengan kabel UTP, sehingga hub/switch lah pusat dari jaringan dan bertugas untuk mengontrol lalu lintas data, jadi jika komputer 1 ingin mengirim data ke komputer 4, data akan dikirim ke switch dan langsung di kirimkan ke komputer tujuan tanpa melewati komputer lain. Topologi jaringan komputer inilah yang paling banyak digunakan sekarang karena kelebihannya lebih banyak.
topologi jaringan komputer
  • Kelebihan topologi ini adalah sangat mudah mendeteksi komputer mana yang mengalami gangguan, mudah untuk melakukan penambahan atau pengurangan komputer tanpa mengganggu yang lain, serta tingkat keamanan sebuah data lebih tinggi, .
  • Kekurangannya topologi jaringan komputer ini adalah, memerlukan biaya yang tinggi untuk pemasangan, karena membutuhkan kabel yang banyak serta switch/hub, dan kestabilan jaringan sangat tergantung pada terminal pusat, sehingga jika switch/hub mengalami gangguan, maka seluruh jaringan akan terganggu.
4. Topologi Mesh
Pada topologi ini setiap komputer akan terhubung dengan komputer lain dalam jaringannya menggunakan kabel tunggal, jadi proses pengiriman data akan langsung mencapai komputer tujuan tanpa melalui komputer lain ataupun switch atau hub.
pengertian topologi jaringan komputer
  • Kelebihanya adalah proses pengiriman lebih cepat dan tanpa melalui komputer lain, jika salah satu komputer mengalami kerusakan tidak akan menggangu komputer lain.
  • Kekurangan dari topologi ini sudah jelas, akan memakan sangat banyak biaya karena membutuhkan jumlah kabel yang sangat banyak dan setiap komputer harus memiliki Port I/O yang banyak juga, selain itu proses instalasi sangat rumit.

 5. Topologi Tree
Topologi jaringan komputer Tree merupakan gabungan dari beberapa topologi star yang dihubungan dengan topologi bus, jadi setiap topologi star akan terhubung ke topologi star lainnya menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan yang berada pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.
macam jenis topologi jaringan komputer
  • Kelebihan topologi tree adalah mudah menemukan suatu kesalahan dan juga mudah melakukan perubahan jaringan jika diperlukan.
  • Kekurangan nya yaitu menggunakan banyak kabel, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika terjadi kesalahan pada jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga.
Masih ada lagi topologi yang belum saya bahas di atas, tetapi inilah beberapa topologi yang sering digunakan, pilihlah topologi yang sesuai dengan kebutuhan anda dan semoga artikel ini membantu anda, sampai jumpa.
  sumber : http://www.adalahcara.com